Wah nggak terasa sebentar lagi
pengenalan kampus buat mahasiswa baru akan segera dilaksanakan ya guys...
Pengenalan kampus atau sering disebut OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus) sering dijadikan ajang perpeloncoan atau bullying kepada mahasiswa baru, tidak jarang juga yang melakukan aksi fisik di dalamnya. OSPEK yang hanya dilakukan sekali semasa kuliah harusnya menjadi hal yang menyenangkan dan berkesan di hati mahasiswa baru, bukan sebagai momok yang mereka takuti.
Kali ini saya akan kasih ulasan contoh OSPEK
yang kreatif, No kekerasan, No bullying, pokoknya menyenangkan, ini bisa jadi
contoh buat kampus-kampus di Indonesia agar hari pertama mahasiswa baru jadi
mengesankan buat mereka, dan pastinya biar jadi tambah semagat kuliah. hehehe..
| Kostum pantai yang dikenakan mahasiswa baru FIKOM UNISSULA saat ospek |
Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unissula menyelenggarakan ospek berjudul tur Fikom Unissula baru baru ini. Dengan tagline “Sambut Mahasiswa Baru Dengan Liburan Seru”. Mahasiswa baru tidak perlu takut dengan perlakuan senior karena justru ospek yang diselenggarakan bernuansa seru dan menyenangkan, karena peserta dibawa pada suasana liburan yang nyata.
Para panitia yang
disebut Tour Guide menjemput peserta ospek dengan
berdandan alaTour Guide yang menjemput para turis di bandara, juga
dengan membawa kertas bertuliskan “Fakultas Ilmu Komunikasi”, “Tur Fikom”, dan
tulisan lain yang menarik perhatian. Setelah menjemput para mahasiswa baru
sebagai turis dari bandara, paraTour Guide membawa mereka ke
Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula yang telah disulap menjadi Hotel Fikom.
Mereka disambut oleh resepsionis dan pelayan hotel yang memandu ke
ruangan fakultas yang telah menjadi ballroom Hotel Fikom.
Pada ballroom Hotel Fikom para akademisi fakultas seperti
dekan, sekretaris, dosen beserta jajarannya membuka Tur Fikom yang dilanjutkan
dengan materi orientasi oleh pihak fakultas.
Tur Fikom dilanjutkan dengan tur ke
Cyber Library, studio Unissula TV, radio dan ruang Public Relations Unissula.
Pada Cyber Library peserta tur mendapat informasi tentang perpustakaan yang
telah beralih menjadi cyber, sehingga mereka sudah dapat
menikmat perpustakaan yang sudah tidak konvensional lagi. Di studio Unissula TV
dan radio peserta mendapat wawasan tentang informasi dasar dan peralatan yang
ada dalam studio, yang kedepannya akan mereka gunakan dan erat dengan bidang
ilmu komunikasi. Dan yang terakhir adalah ruang Public Relations Unissula,
peserta mendapat banyak wawasan tentang kegiatan Public Relations Unissula,
sehingga menjadi informasi dasar apabila ingin berkonsentrasi di bidang Public Relations.
Pada sesi berikutnya semua peserta
dan panitia sudah berpakaian ala liburan mengenakan topi, kacamata, dan
atribut lainnya sebagai pelengkap liburan Tur Fikom. Peserta berkumpul di
bagian bawah gedung fakultas yang telah menjadi lobby Hotel
Fikom. Seluruh peserta sudah mendapat Fikom Passport berisi
tabel yang harus mereka isi pada kegiatan pertama yaitu Jelajah. Peserta
menjelajahi kampus didampingi tour guide untuk mencari tempat
wisata dimana setiap tempat wisata akan ada petugas wisata yang akan
menjelaskan salah satu dasar pada bidang Ilmu Komunikasi dan memberikan tugas
pada peserta.
Pada pos wisata pertama ada tempat wisata pantai dan peserta
dituntut untuk kreatif dalam membuat yel. Dilanjutkan dengan pos kedua yaitu
Lawang Sewu, peserta mendapat pengetahuan dasar tentang fotografi dan
mendapat tugas mengoperasikan kamera DSLR untuk mendapat objek foto terbaik.
Pada pos ketigas Simpang Lima, peserta mengetahui bagaimana cara membuat berita
yang baik dan membuat sebuah berita tentang Tur Fikom. Selanjutnya pada pos
wisata yang empat ada Goa Kreo, dimana peserta berperan sebagai reporter yang
melakukan reportase mengenai kegiatan Tur Fikom. Dan pos wisata kelima adalah
Masjid Agung Jawa Tengah yang memberikan tugas kliping berita.
Setelah melakukan Jelajah liburan
masih belum berakhir, karena peserta dibawa ke area taman yang telah
menjadi Pantai Fikom dengan berbagai atribut dan dihias
seperti pantai. Di pantai Fikom peserta melakukan berbagai permainan dan
inagurasi yang menyenangkan layaknya liburan seru, juga terdapat pengenalan
organisasi dan kegiatan fakultas. Dan pada akhir kegiatan terdapat penyerahan
hadiah untuk peserta pemenang kuis dan kompetisi.
“Campaign dari Ilmu
Komunikasi Unissula kali ini merespon opini sebagian masyarakat yang
beranggapan bahwa ospek adalah ajang menyiksa mahasiswa baru dengan berlaku
kasar. Dengan Tur Fikom ini kami berhasil menyelenggarakan ospek yang seru,
mahasiswa baru tidak perlu takut dan skeptis dengan ospek. Mari sambut
mahasiswa baru, dengan liburan seru!” ujar Septian Luthfi, selaku Public
Relations Tur Fikom.
Ospek yang diselenggarakan Fikom
Unissula menjadi ospek yang berbeda dan unik karena tidak hanya sekedar
memperkenalkan fakultas dan studi, namun juga mengkampanyekan ospek yang tidak
memperlakukan mahasiswa dengan kasar namun tetap tegas dan dikemas dengan
menyenangkan. Terutama dengan membawa suasana liburan yang nyata dan berhasil
memberi pengalaman baru pada peserta untuk ospek dengan suasana liburan seru.
Tur Fikom yang didukung oleh Telkomsel, infotembalang dan Stoic Shop ini juga
menjadi perbincangan hangat di social media Twitter, tweet dengan mention
@FikomUnissula dan tagar #TurFikom sempat menjadi trending topic regional kota
Semarang.
“Tur Fikom ini beda banget. Pokoknya
Tur Fikom asik banget, nggak nyesel ikut ini!” komentar Bayu Ady Mulyono, salah
satu mahasiswa baru Ilmu Komunikasi Unissula sebagai peserta ospek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar