Rabu, 05 Agustus 2015

Diundang BNI ke Kantor Pusat untuk Mengenalnya Lebih Dekat


Satu bulan setelah saya resmi menjadi nasabah BNI Taplus Muda, BNI 46 menggelar kontes BNI Co-Creators yang menantang mahasiswa untuk menuangkan ide-ide segar dalam bentuk strategi marketing plan dengan target mengakuisisi satu juta nasabah baru BNI Taplus Muda. Kontes ini dilaksanakan di 8 kota besar, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Medan, Denpasar, sampai Makassar. Saya melihat ini adalah bentuk upaya dari BNI 46 untuk menggali apa yang diinginkan anak muda dalam hal perbankan langsung dari sumbernya yaitu mahasiswa yang sangat dekat dengan anak muda. Tidak hanya dalam satu wilayah tetapi seluruh penjuru nusantara yang diwakili 8 kota besar tersebut.
Hal itu membuat saya sangat antusias untuk ikut andil dalam kontes tersebut, apalagi memang sesuai dengan jurusan yang saya tekuni di kampus yaitu marketing communication. Saya langsung membentuk tim yang  terdiri dari 3 anak muda, yaitu Bayu Nugroho, Achmad Fachrizzal, dan saya sendiri sebagai ketua tim Peacock, Muhammad Alwani.
Saya (tengah) dan Tim Peacock dalam Final Regional di BNI Kantor Wilayah Semarang
Dalam waktu lebih dari satu minggu, tim saya merancang  program marketing dengan seluruh krativitas yang kami miliki, tentunya berdasarkan fakta-fakta dan aspirasi anak muda. Tim saya menyelesaikan tepat waktu, tiba waktunya mengajukan ide kami untuk diseleksi di tingkat wilayah Semarang.


Setelah melewati proses seleksi dan presentasi, Tim Peacock dinyatakan sebagai juara dengan memiliki nilai tertinggi diantara peserta dari kampus lain. Saya dan tim juga berhak mewakili Semarang ke Kantor Pusat BNI di Jakarta untuk melakoni company visit dan final nasional. Bangga rasanya bisa membawa nama kampus Universitas Islam Sultan Agung Semarang ke tingkat nasional, bisa bertemu dengan teman-teman lainnya dari 8 kota besar.
Tim yang lolos ke Final Nasional BNI Co-Creators dari 8 kota besar.
Tanggal 4 November 2014 saya dan tim berangkat ke Jakarta, sesampainya di Bandara Cengkareng kami disambut hangat oleh panitia BNI Co-Creators. Kami diajak BNI ke Lounge Sky Blue sambil menunggu teman-teman dari Makassar, Yogyakarta, Medan dan Denpasar. Satu persatu tim mulai berdatangan, dan networking terjalin di antara kami. Sambil menikmati makanan dan minuman di lounge, saya berkenalan dengan semua tim peserta dari berbagai daerah dan panitia dari BNI, kami bertukar pikiran, pengalaman, dan menjalin keakraban.

Tiba saatnya saya dan tim peserta lainnya melakukan company visit, saya dan rombongan menuju Kantor Pusat BNI 46 di daerah Sudirman Jakarta Pusat. Di tengah perjalanan kami terkejut melihat billboard yang menampilkan wajah-wajah finalis kontes BNI Co-Creators 2014. Saya tidak pernah mengira wajah saya bisa mampang di baliho segede itu dilihat orang-orang Jakarta.
Billboard yang kami temui di tengah perjalanan.
Akhirnya sampai juga di gedung Kantor Pusat BNI 46. Kami diajak muter-muter di dalam gedung itu, kami diarahkan memasuki semacam museum atau ruang pamer BNI, disini saya bisa melihat patung pendiri BNI, lukisan-lukisan dan benda-benda bersejarah BNI yang lain.


Puas melihat koleksi-koleksi BNI, kami diajak menuju ke lantai 43, tepatnya ke bagian CMM (Customer Management and  Marketing). Di sini kami bertemu dengan semua staff  yang bekerja di divisi ini, saya dan peserta yang lain dipersilahkan  untuk berinteraksi dan bertanya sepuasnya. Kami memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin, kami berinteraksi dengan mereka sangat dekat seperti teman sendiri. Kami menggali informasi ke semua bagian dari divisi ini, mulai dari bagian Emerald, Experience, Event, Promosi, Desain dan lain-lain, semua informasi berusaha kami dapatkan untuk diselaraskan dan  memperkuat strategi marketing yang sudah dirancang masing-masing tim.
Saya juga sempat ngobrol dengan salah satu wanita dari bagian promosi di divisi CMM (saya lupa namanya), saya banyak bertanya kepada bertanya tentang langkah apa saja yang sudah dilakukan BNI untuk mendekati konsumen muda?


“Sebenarnya dari sisi promosi BNI 46 sangat mendukung lifestyle anak muda, sudah banyak yang dilakukan BNI seperti memberikan diskon travelling, belanja, tiket gratis nonton bioskop. BNI jugasering berpartisipasi dalam event-event anak muda seperti pensi anak SMA. Kamu tahu film Slanker Nggak Ada Matinya?” Tanyanya kepada saya.


“Ya, tahu..” jawab saya  singkat.


“Itu juga bagian promo dari BNI Taplus Muda loh.. Desember kemaren BNI kasih tiket gratis nonton Slanker Nggak Ada Matinya buat yang membuka rekening BNI Taplus Muda. Java Jazz Festival, Indonesia Fashion Week juga disponsori BNI loh..” jelasnya. Masih banyak lagi yang saya perbincangkan waktu itu, saya juga banyak menimba ilmu darinya sebagai praktisi di bidang marketing.

Melepaskan lelah setelah berkutat di lantai 43, saya dan teman-teman diajak ke lantai paling atas yaitu di helipadnya BNI. Di sini kami bisa foto-foto sepuasnya, ada yang selfie, foto tim, foto bareng panitia, melihat kawasan DKI Jakarta dari atas ketinggian, pokoknya seru banget, namanya juga anak muda. Kami juga sempat foto bersama dengan background gedung Wisma BNI 46, gedung ini juga salah satu gedung tertinggi di Indonesia dan menjadi icon Kota Jakarta.
Foto bersama para finalis di Wisma 46
Seharian di gedung Kantor Pusat BNI 46 membuat para peserta lelah. Saya dan teman-teman diarahkan menuju hotel yang tidak jauh dari gedung Kantor Pusat BNI untuk beristirahat dan menyempurnakan strategi yang sudah disusun masing tim, karena besok adalah babak final nasional dilaksanakan.

Tiba saatnya presentasi Final Nasional digelar. Semua tim mempersiapkan diri dengan ide  kreatif mereka masing-masing, semua tim bertindak seolah-olah menjadi Manajer Marketing BNI. Satu-persatu tim menerangkan idenya, sampai pada giliran terakhir yaitu tim saya, Peacock. Dihadapan juri-juri yang sudah professional di bidangnya, salah satunya yaitu Direktur Konsumer & Ritel BNI, Bapak Darmadi Sutanto. Tim Peacock menjelaskan  idenya untuk BNI Taplus Muda dengan mengusung tagline “Warnai Mudamu!”
Bapak Darmadi Sutanto (Direktur Konsumer & Ritel BNI) memberi sambutan
Sayang sekali saya dan Tim Peacock belum berhasil membawa pulang gelar juara. Tetapi itu tidak masalah bagi saya, ini adalah  pengalaman yang berharga dan tidak akan terlupakan. Berapa pun saya menabung di BNI tidak akan bisa menutup ataupun melunasi pengalaman yang diberikan oleh BNI.


Saya mendapatkan ilmu baru seputar marketing langsung dari praktisi professional BNI dan para dewan juri, dan yang paling tidak ternilai adalah  networking yang terjalin di antara para peserta, sekarang saya memiliki teman baru dari berbagai daerah. Seperti yang disampaikan Bapak Darmadi Sutanto, BNI selalu mendukung program yang berkaitan dengan  pengembangan softskill mahasiswa.


Sebagai apresiasi untuk tim yang belum beruntung, BNI memberikan hadiah uang tunai 3 juta rupiah untuk masing-masing tim.
Terima kasih BNI yang telah memberi saya pengalaman yang luar biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar